Sporty Goal Roma - Akibat aksi tak simpatik yang dilakukan suporternya, Lazio dijatuhi hukuman oleh Asosiasi Sepakbola Eropa (UEFA). Atas sanksi ini, kubu Lazio melayangkan protes dan siap mengajukan banding.
Biancoceleste dihukum dengan larangan bermain di dua pertandingan Liga Europa di depan penontonnya plus denda sebesar 40 ribu euro atau setara dengan Rp 508 juta.
Hukuman itu dijatuhkan menyusul melakukan aksi rasis pendukung Lazio dalam kemenangan 2-0 atas Borussia Moechengladbach di leg kedua babak 32 Besar (21/3).
Dari hasil laporan pengawas stadion menunjukkan bahwa ada sekitar 300 orang Laziale melakukan gerakan penghormatan a la Nazi di pertandingan itu.
Sampai saat ini UEFA memang belum melakukan pengumuman resmi tapi kepala komunikasi klub Stefano De Martino memastikan bahwa Lazio hampir dipastikan akan dihukum, dimulai dengan laga kandang melawan Stuttgart di leg I babak 16 Besar (14/3).
"Itu adalah tindakan di luar normal dibandingkan dengan kenyataan situasinya," sembur presiden klub Claudio Lotito yang diwartakan RaiSport.
"Lazio sudah melakukan segalanya dan seharusnya itu sudah berhenti. Buat saya, ini menggelikan bahwa kami harus bermain tanpa penonton yang jelas akan merusak klub secara ekonomi dan menghentikan fans untuk mengikuti pertandingan."
"Kami sebagai klub tidak seharusnya dihukum akibat ulah segelintir minoritas. Kami akan mengajukan banding. Saya ulangi, semua orang paham bagaimana tindakan kami untuk mencegah hal semacam itu bisa terjadi, mencapai prestasi yang belum dicapai klub lain di level nasional.
"Kita harus beda membedakan antara orang-orang tidak baik yang bertindak semaunya sendiri dan fans mengekspresikan diri dalam cara yang beradab. Ini tidak mungkin bagi klub harus membayar atas kesalahan seorang fans," sungut Lotito.
(dtc/rin) Sumber: detiksport

No comments: