Salah satu algojo penalti Gli Azzurri pada laga itu adalah Pirlo. Dengan dinginnya, Pirlo melepaskan tendangan cungkil dari titik putih yang berhasil mengecoh Hart.
Kritik lantas muncul dan dialamatkan kepada Hart. Kiper tim nasional Inggris ini mengaku, dirinya tidak ambil pusing dengan kritik yang kerap dia terima di Euro 2012 lalu.
"Pada masa lalu, aku beruntung menerima sejumlah pujian. Tetapi saat beberapa pengamat memberikan penilaiain, aku biasanya tidak mempedulikan apa yang mereka katakan," tegasnya, seperti dikutip dari Mirror .
Hart menganggap, seorang pemain profesional harus bersedia menerima pujian sekaligus kritik. Dari kritik tersebut, kiper berusia 25 tahun tersebut berusaha memperbaiki apa yang kurang dari penampilannya di lapangan hijau.
"Kritik sama sekali tidak mempengaruhi kehidupanku. Apapun yang pengamat katakan tentang diriku, aku yakin, mereka pernah membicarakan hal yang lebih buruk sebelumnya," sambung hart.
Italia akhirnya melenggang ke semifinal setelah menang dalam drama adu penalti dan bertemu Jerman. Banyak kalangan menilai, Hart terlalu percaya diri dan menganggap dirinya mampu dengan mudahnya menghalau tendangan Pirlo.
Pirlo sempat mengomentari kepercayaan diri berlebih yang ada dalam diri Hart saat berusaha menangkis tendangannya. "Aku tidak peduli apa yang Pirlo katakan, karena dia mencetak gol dan kami tersingkir. Itu sangat melukaiku lebih dari komentarnya," ungkapnya soal kegagalan The Three Lions. (Yosua) Sumber: duniasoccer

No comments: